Tips Membuat Kalimat Percakapan Bahasa Inggris

Membuat kalimat percakapan bahasa Inggris tidaklah susah. Selama Anda sudah belajar mengenai materi kosa kata dan grammar bahasa Inggris, Anda bisa belajar membuat kalimat. Dalam belajar membuat kalimat, Anda harus berhati-hati supaya kalimat yang Anda buat tidak menimbulkan salah pengertian pada siapapun lawan bicara Anda. Salah satu cara tepat untuk membuat kalimat bahasa Inggris dalam sebuah percakapan yaitu dengan menggunakan system tabel yang sederhana. Pada artikel ini saya akan membagikan caranya. Tabel yang ada dibawah bisa digunakan sebagai pedoman dalam membuat kalimat percakapan bahasa Inggris dengan mudah. Apabila Anda sudah mampu mengartikan tabel dan cara penggunaannya, maka dijamin Anda akan mampu membuat kalimat apapun yang ingin Anda ucapan dalam bahasa Inggris.

Cara Menggunakan Tabel untuk Membentuk Kalimat

Tabel diatas dapat digunakan untuk membuat sebuah kalimat apapun yang akan Anda ucapkan. Sebelum Anda mengucapkan sesuatu, hendaklah Anda mampu melihat siapa lawan bicara Anda, peristiwa apa yang ingin dibicarakan serta apa hubungan antara keduanya dengan secara jelas. Hubungan tersebut bisa Anda jabarkan melalui bentuk kalimat seperti berikut ini:

Para pelaku berhubungan langsung dengan peristiwa yang tidak berbentuk kata kerja

Sebagai contoh pada kalimat “ia di rumah sekarang “ untuk membuat kalimat seperti ini , Anda dapat membuatnya dengan melihat petunjuk nomor 1 didalam tabel yang bertuliskan “tanpa KK” yang artinya tanpa kata kerja.

Pelaku dan peristiwa berhubungan langsung tanpa diselingi kata lain

Sebagai contoh kalimat “Saya bekerja di kantor setiap hari“ pada kalimat ini pelaku (saya) dan peristiwa (bekerja) berhubungan langsung   tanpa adanya kata lain. Untuk jenis kalimat ini Anda bisa membuat dengan melihat petunjuk nomor 2 pada tabel yang bertulisan “P + KK“ yang berarti pelaku + kata kerja yang menghubungkan langsung antar pelaku dan kata kerja tanpa diselingi kata lain

Pelaku dan kata kerja diselingi kata sedang

Sebagai contoh kalimat “Rangga sedang bermain gitar“ pada kalimat ini Anda bisa  membuatnya dengan menggunakan tabel nomor 3 yang bertuliskan “sedang”

Pelaku dan kata kerja diselingi kata sudah

Sebagai contoh pada kalimat “Saya sudah makan“ dengan melihat petunjuk nomor 4 yang bertuliskan “sudah”

Pelaku dan kata kerja diselingi kata akan

Sebagai contoh kalimat “Tina akan menghadapi ujian minggu depan“ pada kalimat ini Anda bisa membuatnya dengan menggunakan tabel nomor 5 yang bertuliskan “akan”

Menggunakan tabel untuk mengidentifikasi kalimat

Pada dasarnya, tabel yang ada diatas digunakan sebagai petunjuk singkat untuk membuat sebuah kalimat dalam bahasa Inggris. Tetapi Anda juga bisa menyatakan dengan cara seperti berikut ini:

  1. Tetapkan kalimat yang ingin Anda nyatakan, setelah itu lihatlah ciri – ciri bentuk kalimatnya dalam bahasa Indonesia, maka dari itu Anda bisa melihat tabel pada kolom bentuk kalimat dalam bahasa Indonesia
  2. Kemudian kalimat yang hendak Anda nyatakan tersebut bisa dilihat dengan ciri – ciri dalam bahasa Inggris, Anda bisa melihat dalam bentuk tabel bahasa Inggris.
  3. Ciri – ciri kalimat dalam bentuk bahasa Inggris itulah yang dapat Anda gunakan untuk dapat membuat kalimat yang ingin Anda nyatakan
  4. Apabila Anda hendak menyampaikan kalimat tersebut dalam bentuk Tanya jawab, maka Anda harus melihat tabel pada kolom “ kunci percakapan “ Apabila dalam kolom tersebut terdapat O.K (okay) itu artinya untuk membuat kalimat tanya, Anda tinggal memakai kolom bentuk kalimat yang akan dibahas dibawah
  5. Apabila dalam kolom tanya jawab tidak terdapat kata “O.K” artinya dalam membuat kalimat tanya, Anda harus menggunakan kata – kata yang terdapat didalam kolom tanya jawab.

Seberapa Penting Grammar dalam Menguasai Bahasa Inggris

Banyak sekali orang yang merasa bahwa belajar grammar terasa berat. Hal ini sering kali dilanjutkan dengan alasan bahwa grammar itu sangat sulit untuk dipahami.  Padahal grammar tidak sesulit itu, terkadang kesulitan yang terjadi hanyalah buruk sangka tanpa mencoba. Banyak pula orang mempersepsikan bahwa grammar tidak dibutuhkan, sehingga enggan belajar grammar. Biasanya yang menyebutkan grammar tidak penting akan mengeluarkan alasan yang penting lawan bicara mengerti. Memang benar, untuk kemampuan dasar yang utama dalam percakapan adalah agar lawan bicara mengerti. Namun jangan hanya puas sampai disitu. Karena grammar adalah penting agar percakapan menjadi lebih cair tanpa miskomunikasi dan juga membuat lawan bicara Anda nyaman.

Sebagaimana yang kita ketahui bersama, grammar memiliki peran penting dalam pembelajaran bahasa Inggris secara umum. Grammar menjadi penting apabila Anda ingin mengambil tes uji kompetensi bahasa Inggris. Tanpa grammar mungkin bahasa Inggris Anda tidak bermasalah, namun jauh dari sempurna.

Sebuah penelitian natural approach dilakukan  pada tahun 1977. Mereka mengemukakan pendapat bahwa mempelajari bahasa asing khususnya bahasa Inggris tidaklah jauh beda seperti anak kecil sedang belajar bahasa Ibu. Maka dari itu, grammar tidak terlalu harus diajarkan secara eksplisit karena bahwasannya penguasaan grammar bergantung dari comprehensible input atau kata lainnya tergantung pada masukan yang dapat difahami dan bisa di mengerti oleh yang mempelajarinya.

Maka tidak mengejutkan apabila metode pembelajaran komunikatif yang beriringan dengan visi natural approach menjadi paling terkenal dan banyak digunakan.

Dalam waktu yang cukup singkat, seseorang bisa dengan mudah untuk menjadi mahir. Menurut Jack C Richards dalam bukunya The Context Of Language Teaching ( 1985 ), berpendapat bahwa tidak adanya bukti yang menunjukan bahwa pembelajaran komunikatif mampu melahirkan pembelajar yang unggul dari pada bentuk pengajaran tradisional.  Bahkan sebaliknya, pembelajaran komunikatif mampu menghasilkan penggunakan bahasa yang jauh dari standard (broken english) dan fossilized incorrect patterns (pola – pola kalimat yang salah dan sangat susah untuk dirubah).

Pentingkah Grammar dalam Menguasai Bahasa Inggris ?

Michale Long (1987)  merupakan seorang ahli yang tidak sependapat dengan natural approach. Beliau berpendapat bahwa comprehensible input saja belum cukup untuk membuat seseorang pandai berbahasa Inggris. Menurut Michale Long, metode pembelajaran grammar harus di berikan  karena akan lebih memberikan kemudahan terhadap siapapun yang sedang belajar bahasa Inggris untuk mengerti dan menguasainya.

Hal ini juga merujuk berdasarkan hasil dari pengamatannya terhadap peserta kursus yang sedang belajar grammar dan seseorang yang belajar bahasa Inggris secara alami. Hasilnya bisa di simpulkan bahwa pada bagian tahap awal seseorang yang belajar grammar lebih banyak berbuat kesalahan dari pada seseorang yang belajar bahasa Inggris secara alami. Dalam jangka panjang, seseorang yang belajar grammar bisa jauh lebih mudah untuk bisa mahir berbahasa Inggris daripada yang belajar secara alami.

Belajar secara natural atau alami sebenarnya bisa lebih berguna bagi mereka hanya perlu bahasa Inggris tingkay penggunaan sehari – hari sebagai alat komunikasi sederhana. Namun lain halnya bagi mereka yang ingin belajar bahasa Inggris untuk tingkatan yang lebih tinggi. Sebagai contoh untuk kebutuhan melanjutkan jenjang pendidikan keluar negeri atau untuk kepentingan pekerjaan. Untuk mereka mau tidak mau harus siap untuk belajar grammar.

Tes standar dalam bahasa Inggris seperti TOEFL, GMAT, atau GRE membutuhkan pengetahuan grammar untuk bisa menyelesaikan tes dengan baik. Begitu pula halnya dalam dunia pekerjaan, seseorang akan tidak terlihat kurang profesional apabila  menggunakan bahasa Inggris tanpa grammar dalam komunikasi yang bersifat formal. Jadi kesimpulannya adalah grammar masih sangat dibutuhkan untuk penguasaan bahasa Inggris jangka panjang

Strategi Belajar Bahasa Inggris Untuk Orang Dewasa

Banyak sekali orang yang putus asa ketika belajar bahasa Inggris. Mereka merasa tidak ada kemajuan yang berarti. Banyak yang kehilangan motivasi ketika belajar bahasa Inggris kemudian frustasi hanya karena metode yang kurang tepat sebenarnya. Bisa jadi mereka mempelajari sesuatu yang tidak dibutuhkan atau mendapatkan pengarahan yang salah. Lebih parah lagi, tidak mengerti atas pengajaran yang diberikan dan tidak diberikan kesempatan bertanya. Semua faktor tersebut bisa diatasi apabila lebih mengenal diri sendiri.

Peranan diri kita sendiri dalam proses pembelajaran adalah sangat penting. Karena kita harus memahami diri sendiri terlebih dahulu, terutama dalam konteks belajar. Sering kita mendengar istilah metode pembelajaran Learner Center Approach. Metode tersebut diprakarsai oleh Holec tahun 1981 dengan tujuan untuk membantu peserta agar dapat melihat faktor – faktor yang mempengaruhi proses belajar. Ketika peserta sudah dapat kebiasaan proses belajar mereka, maka tahap selanjutnya adalah menemukan strategi belajar yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Mendapatkan cara yang efektif dan efisien dalam belajar bahasa Inggris untuk orang dewasa bukanlah sebuah perkara yang mudah. Karena setiap orang dewasa sudah kaya akan pengalaman hidup, perbedaan bakat, profesi, gaya kognitif, kepribadian, minat, tujuan dan pengalaman belajar dimasa lalu yang turut mempengaruhi kehidupan dan pola belajarnya saat ini.

Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Stern (1975), Naiman (1978) dan Rubin (1979), mereka berhasil menyimpulkan cara sukses dalam pembelajaran untuk orang dewasa. Dari hasil penelitian itu mereka memperoleh beberapa karakteristik  yang dilakukan oleh orang – orang yang berhasil

Berikut karakter belajar yang sukses menurut hasil penelitian:

  1. Dorongan yang kuat untuk berkomunikasi
  2. Kemauan keras untuk berlatih
  3. Minat untuk mempelajari tata bahasa
  4. Perhatian terhadap fungsi dan arti ucapan
  5. Memiliki tujuan yang jelas

Dorongan Kuat Berkomunikasi dengan Bahasa Inggris

Orang yang sukses dalam mewujudkan keinginannya untuk berkomunikasi dengan bahasa Inggris adalah mereka yang selalu mencari peluang untuk bisa berbicara dalam bahasa Inggris yang sedang mereka pelajari. Walaupun terkadang mereka terbentur oleh situasi yang sulit dalam menemukan padananan kata namun mereka tetap berusaha. Begitupun ketika mereka tidak mengetahui arti dari suatu kata yang digunakan lawan bicara, orang yang sukses akan tetap mencoba mengira – ngira arti mengikuti konteks pembicaraan. Mereka umumnya tidak malu meski berbuat kesalahan dalam pengucapan.

Keinginan Kuat untuk Terus Berlatih

Orang yang berhasil dalam belajar bahasa Inggris biasanya tidak mudah menyerah. Mereka biasanya memanfaatkan berbagai situasi untuk ikut aktif berpartisipasi dimanapun. Bagi mereka, dengan berpartisipasi adalah kesempatan untuk melatih diri. Orang yang suskes juga sering mengikuti conversation club, membaca novel bahasa inggris, atau menonton film berbahasa Inggris. Semua cara dilakukan agar menjadi mahir dalam berbahasa Inggris.

Minat Yang Kuat Untuk Belajar Tata Bahasa Inggris (Grammar)

Selain membiasakan diri untuk terus berlatih berbicara, mereka yang mempunyai motivasi kuat dalam belajar bahasa Inggris adalah biasanya mereka yang bisa meluangkan waktu untuk mempelajari grammar. Aturan – aturan dalam bahasa Inggris  tidaklah sepele, banyak yang perlu dipelajari agar bisa mengikuti kaidah tata bahasa yang benar. Orang-orang yang detail memperhatikan pola- pola kalimat dan bagaimana unsur – unsur kalimat dibentuk adalah ciri orang yang sukses belajar bahasa Inggris.  Melalui pemahaman mereka tentang grammar, mereka kemudian mencoba untuk menyusun kalimat – kalimat baru untuk mengekspresikan maksud mereka.

Memberikan Perhatian Terhadap Fungsi dan Arti Sebuah Ucapan

Sebuah kalimat mampu mengekspresikan maksud dan tujuan yang berbeda – beda tergantung dari konteks dan hubungan antar penggunaannya. Umpamanya kalimat “I’ve got a headache” yang mempunyai artian yang berbeda – beda tergantung masing – masing konteks :

  1. A : What the matter ?

B : I’ve got a headache ( sakit kepala )

  1. A : Have you done your homework ?

B : I’ve got a headache ( alasan karena malas mengerjakan pr)

  1. A : Let’s go to the movie tonight ?

B : I’ve got a headache  ( penolakan ajakan )

Mempunyai tujuan yang jelas dalam belajar

Orang yang mempunyai motivasi kuat untuk sukses belajar bahasa Inggris adalah mereka yang mempunyai tujuan yang jelas yang ingin dicapai. Mereka menyadari bahwa agar berhasil dibutuhkan kerja keras dan ketekunan supaya mereka mampu menyusun program belajar yang dirinci dan mudah untuk dijalankan. Mereka bisa membagi waktu antar belajar dengan mentor secara teratur agar perkembangannya bisa dimonitor secara berkala. Selain itu untuk mencapai tujuan supaya lebih cepat berhasil biasanya mereka juga tidak bergantung pada guru,  tapi juga pandai memanfaatkan berbagai media lainnya seperti majalah, koran, bulletin, buku, software dan sebagainya.