Faktor Penunjang Keberhasilan Belajar Bahasa Inggris Orang Dewasa

Perbedaan tingkat keberhasilan orang dewasa dalam mempelajari bahasa Inggris telah mendorong para ahli psikologi untuk menyelenggarakan penelitian guna melihat berbagai faktor. Pada artikel ini akan dijelaskan faktor keberhasilan dalam belajar bahasa Inggris untuk orang dewasa. Terutama 3 faktor yang sering mendapatkan perhatian yaitu bakat (aptitude), motivasi (motivation) dan kesempatan (opportunity).

Sukses Belajar Bahasa Inggris Karena Bakat

Ada sebagian orang yang dengan mudah menyerap berbagai materi dan kata – kata dalam bahasa Inggris. Bagi mereka memahami grammar dengan begitu gampang dan berbicara fasih bahasa Inggris bukanlah kendala. Ada pendapat yang mengatakan bahwa faktor ini adalah faktor bakat. Pertama kali pendapat ini dikemkuakan oleh salah satu peneliti ahli yang bernama Carroll (1990). Menurut Carroll,  faktor bakat tidak dapat di ubah dan merupakan pembawaan dari lahir.  Namun ahli lain seperti Politzer, Hatfield dan Yeni Komshian pada sebuah eksperimen yang terpisah berhasil membuktikan bahwa bakat berbahasa dapat di bentuk dan ditingkatkan melalui latihan.

Pengembangan tes bahasa yang dibentuk oleh Carroll mampu memprediksikan kemampuan belajar bahasa Inggris dengan kriteria berikut ini:

  1. Kemampuan untuk mengenal kode fonetik
  2. Kepekaan terhadap tata bahasa
  3. Kemampuan menghafal
  4. Kemampuan mempelajari bahasa secara induktif

Setelah itu tes ini diberikan kepada mereka yang sama sekali tidak pernah mempelajari bahasa asing khususnya bahasa Inggris. Hasilnya memperlihatkan bahwa bakat sangat berperan dalam mempengaruhi keberhasilan seseorang pada saat mempelajari bahasa.

Menguasai Bahasa Inggris Karena Motivasi

Selain bakat, motivasi juga berpengaruh dalam kesuksesan menggunakan bahasa Inggris. Dorongan yang kuat dalam diri seseorang bisa jadi pemicu orang tersebut untuk melakukan sesuatu yang dia inginkan. Motivasi ini berdasar oleh tujuan yang ingin diraih oleh individu. Apabila tujuan yang di inginkan jelas dan menarik, bisa dipastikan orang tersebut akan memiliki motivasi yang sangat kuat. Apapun akan dilakukan demi tercapainya hasil yang diinginkan. Mereka yang memiliki motivasi kuat akan terdorong untuk berprestasi dalam setiap perlombaan.  Motivasi yang kuat juga mendorong keinginan untuk terus berlatih sampai bisa.

Dalam kursus bahasa Inggris khusus dewasa, mentor bertanggung jawab untuk mencari motivasi para peserta. Pencarian motivasi ini untuk menguatkan keinginan serta mengukuhkan minat dalam belajar bahasa Inggris. Salah seorang ahli berpendapat bahwa motivasi dibedakan 2 golongan yaitu motivasi integratif dan motivasi instrumental. Motivasi integratif merupakan motivasi yang didorong dari keinginan seseorang untuk berintegritas dengan budaya yang sedang dipelajarinya, dan hal ini biasanya ditunjukan oleh mereka yang berkeinginan kuat secara mendalam. Lain halnya dengan motivasi instrumental yang merupakan motivasi berlandaskan pada harapan bahwa ketika seseorang berhasil menguasai bahasa Inggris orang tersebut berhasil menduduki sebuah posisi atas pekerjaan yang lebih baik, jadi dengan kata lain bahasa adalah alat untuk mencapai suatu maksud.

Dari penjelasan kedua golongan motivasi tersebut diatas, motivasi integratif lebih menjamin keberhasilan seseorang untuk pandai berbahasa Inggris jika dibanding dengan motivasi instrumental. Orang dengan golongan motivasi integratif akan lebih memiliki tujuan positif dan berlatih bahasa Inggris tidak bergantung pada mentor. Para peserta yang bisa menemukan motivasi integratif akan senantiasa selalu mencari apapun yang bisa dijadikan sebagai bahan belajar.

Menguasai Bahasa Inggris Berdasarkan Kesempatan

Orang yang sedang mempelajari bahasa Inggris karena faktor kesempatan biasanya tertarik mengikuti semua kegiatan baik kursus bahasa Inggris. Baik pada suasana kelas, maupun suasana di luar ruangan. Orang yang belajar bahasa Inggris dengan kategori ini secara aktif menggunakan bahasa yang sedang dipelajari. Karena mereka tahu untuk menggunakan sesuatu pada tempatnya. Selain itu karena faktor lingkungan yang mendukung membuat mereka memanfaatkan kesempatan. Misal seperti berada di lingkungan dimana orangnya hampir sebagian besar berbahasa Inggris dalam berbicara sehari – hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *